Gambar ini diambil pada saat Pemerintah desa penyerahan bantuan domba garut yang bertempat di kandang ternak pak RT Hendi

Kepala BPD H. Usep menggunakan jaket putih dan pemerintah Desa Cicantayan yang diwakili oleh Pak Aas sbagai sekretaris Desa jaket Biru, menyerahkan paket Bantuan ternak Domba ke Lumbung Cikareo. Jenis Domba yang diberikan adalah Domba Garut yang biasa digunakan sebagai domba adu yang terkenal dengan harganya yang mahal. Adapun jumlah paket ternak yang dibagikan sebanyak 5 ekor domba garut yang harganya mencapai 5 juta perekor. Penyerahan ini dilakukan dikandang domba miliknya pak RT Hendi dan pak Obing.
Untuk pengelolaan dan pengembangan ternak ini H. Usep mengharapkan “Lumbung dapat mengembangkan populasi ternak sehingga dapat dijadikan sumber penghasilan untuk mencukupi kebutuhan anggota lumbung dan masyarakat desa Cikareo dan masalah pengelolaan ternak diserahkan sepenuhnya ke anggota lumbung”. Selain itu, Pak Aas menambahkan” untuk bantuan tahap awal ternak ini semoga bisa bergulir keanggota yang lainnya dan semoga pada awal tahun mendatang bisa ditambahkan lagi.
Salah seorang penerima bantuan, kang Heri arjana, selaku ketua lumbung yang menggunakan kupluk warna hitam ketika ditanya dia mengaku amat senang. "Alhamdulillah, ternak ini harapannya bisa menjadi modal awal lumbung untuk menjalankan aktifitasnya," dan Kang Heri juga mengucapkan terimakasih kepada Lembaga Koalisi rakyat untuk kedaulatan pangan (KRKP) yang masih setia membantu memberikan motivasi dan dukungan untuk kemajuan lumbung dan desa cicantayan . kang heri juga sedikit menceritakan asal muasal perolehan bantuan ternak domba ini.
Menurut penuturan kang Heri ,bermula pada pertengahan tahun 2017, tepat setelah beberapa bulan terbentuknya lumbung, beberapa anggota lumbung pangan cikareo menghadiri musrembagdes dan pertamakali mereka diundang untuk mengikuti musyawarah didesa. Pada pertemuan itu mereka datang dengan tujuan untuk melihat dan belajar bagaimana proses pembuatan perencanaan program desa dan keterbukaan pengelolaan keuangan desa. Pada prosesnya dalam pertemuan itu muncullah berbagai usulan program lumbung yang diajukan. Diantara usulan yang diajukan salah satunya adalah pengembangan ternak lumbung.
Berangkat dari usulan tersebut Pemerintah Desa Cicantayan, Jumat (16/11/2018), melalui dana desa menjawab usulan mereka dengan memberikan bantuan ternak kepada Lumbung pangan di Dusun Cikareo Desa Cicantayan Kab. Sukabumi. Sekilas mengenai Lumbung Cikareo ini adalah lembaga ekonomi yang berkedudukan didesa dan dikembangkan oleh masyarakat desa. Lembaga ekonomi yang dibangun atas semangat kekeluargaan dan partisipasi warga yang kemudian disahkan oleh desa. Keberadaan lumbung saat ini sangatlah penting pertama sebagai penggerak ekonomi desa, kedua upaya untuk mewujudkan kedaulatan petani atas pangan, ketiga adalah sebagai wadah partisipasi warga dalam membangun kemandirian desa.
Kang Endin Rusmadi selaku PLT Kepala desa, menyampaikan harapannya bahwa ,“Pemerintah desa cicantayan sangat mendukung adanya lumbung Cikareo dan Desa sudah menunjukkan ihtiarnya untuk mengembangkan lumbung sekarang tergantung pengurusnya yang harus semangat  membangun desanya dengan memanfaatkan potensi yang ada”.
Karena pada prinsipnya Membangun desa berarti membangun masrayakatnya dan membangun masyarakat berarti mendorong tumbuhnya inisiatif dan kreatifitas masyarakat local. Selain itu pembangunan desa juga hendaknya bergerak memperkuat lembaga sosial yang ada didesa yang menekan pentintingnya kelembagaan ekonomi lokal untuk mempercepat pemberdayaan dan mendorong terjadinya pembangunan di desa.


0 komentar:

Posting Komentar